Assalamualaykum teman-teman yang baik..
Kemaren, hari Jum’at 17 Juli 2009, terjadi sebuah bencana yang menimpa Indonesia. 3 bom meledak di dua lokasi yakni JW Marriott dan Ritz Carlton Hotel di kawasan mega kuningan Jakarta. Ledakan bom ini menyebabakn sejumlah 64 orang menderita luka-luka dan 9 diantaranya meninggal dunia. Polisi udah memastikan bahwa ini merupakan kasus bom bunuh diri. Rekaman CCTV dari JW Marriot hotel menangkap detik-detik sebelum bom meledak.
Dampak dari ledakan bom yang terjadi ini dirasakan bukan hanya oleh korban dan pihak pengelola kedua hotel tersebut. Namun, seluruh masyarakat Indonesia harus merasakan dampaknya. Ledakan bom yang terjadi sangat tiba-tiba ini memperburuk citra Indonesia kembali di mata dunia. Di saat kepercayaan dunia mulai berkembang, perekonomian Indonesia yang membaik dan terus tumbuh, ledakan bom yang terjadi hanya membutuhkan waktu beberapa detik untuk mengahancurkan segalanya. Bahkan sebuah laga besar antara kesebelasan besar di dunia Manchaster United (MU) yang sedianya akan menjamu tim Indonesia All Star pada tanggal 20 juli mendatang harus dibatalkan. Ya, MU batal datang ke Indonesia gara-gara kejadian ini. Padahal persiapan sudah sangat matang. Tim Indonesia All Star yang juga menginap di JW Marriot Hotel selamat dari maut karena mereka telah berangkat untuk berlatih mempersiapkan diri menghadapi raksasa sepakbola dunia itu. Sebuah kesempatan amat langka dan kebanggaan besar bagi Indonesia tentunya, dan sekali lagi asa yang telah dibangun, antusiasme yang begitu besar dari segenap rakyat Indonesia harus dihancurkan hanya beberapa detik oleh ledakan bom di kedua hotel di kawasan mega kuningan Jakarta tersebut. Bandara Internasional Soekarno Hatta pun mulai ramai terisi oleh WNA yang sebenarnya sedang beribur di Indonesia yang mempercepat jadwal kepulangan mereka karena kejadian ini.
Pelaku pasti tersenyum puas! Sungguh tidak punya hati!
Astaghfirullahaladziim…
Apapun motif di balik serangan bom ini, mega tetep ga habis pikir. Belum diketahui siapa otak di balik kejadian ini. Sepertinya pelaku, entah lengah atau mencoba menantang pihak kepolisian untuk mengungkap kejadian ini, meninggalkan jejak di salah satu kamar di JW Marriot Hotel. Di dalam kamar tersebut ditemukan bom yang belum dirakit dan akhirnya bom ini dapat dijinakkan petugas.
Begitu banyak bencana di Indonesia. Entah apa di otak si pelaku sampai tega menambah kekacauan yang ada. Apapun sasaran mereka sebenarnya, bila cara yang digunakan seperti ini, justru memberikan kesan jika para pelaku berani berbuat kekacauan, mengorbankan nyawa orang lain dengan sia-sia hanya untuk mencapai tujuan pribadi mereka. Bila emang ada yang ingin disampaikan atau diprotes, mengapa tidak secara terang-terangan saja dilakukan? Mengapa harus melalui kekacauan seperti ini. Andaikan bom diledakkan di tengah tanah lapang yang tidak berpenghuni, dan korban satu-satunya adalah pelaku bom bunuh diri, mungkin ceritanya berbeda. Tetapi saat ini masalahnya adalah, perbuatan mereka juga merenggut nyawa orang lain yang tidak tau apa-apa dengan sia-sia.
Pertanyaan lain yang muncul adalah, mengapa harus Indonesia? Ada apa dengan Indonesia? Aku adalah seorang warganegara Indonesia. Sebagai orang awam, mega belum pernah mendengar Indonesia memusuhi pihak atau Negara tertentu. Jadi agak aneh bila motifnya adalah dendam. Apalagi kalau sampai pelaku adalah orang Indonesia sendiri. Amat disayangkan. Negara dan bangsa harus dikacaukan oleh warganya sendiri.
Melihat kekecewaan, kesedihan, kepiluan yang dirasakan begitu banyak pihak atas kejadian ini, puaskah si pelaku kini?
Semoga Allah membuka hati dan pikiran mereka atas apa yang telah mereka lakukan. Amiin.
“Ya Allah, ampunilah dosa-dosa kami..
Berikanlah perlindungan dan petunjuk-Mu ya Allah..
Jangan biarkan negeri kami ini porak poranda ya Allah..
berikanlah kekuatan pada kami segenap rakyat Indonesia..
Semoga negeri kami dapat terus tumbuh dan maju dengan izinmu ya Allah,..
Amiin “
YangBerharapUntukKemajuanNegeri
~Meganingrum~





Recent Comments